Pesona alam bersanding dengan warisan leluhur: Lembah Bakkara

 Lembah Bakkara

Tempat ini dibelah oleh dua aliran sungai besar yang berair deras. Sungai terbesar yang dominan adalah Aek Silang yang bersumber dari air terjun yang tercurah dari bentangan perbukitan. Sungai kedua yang lebih kecil bernama Aek Simangira. Keduanya mengaliri beberapa desa dan bermuara di Danau Toba.


Lembah Bakkara adalah tempat kelahiran dari Raja Sisingamangaraja XII, Pahlawan nasional dari Sumatera Utara yang dahulu berperang melawan penjajahan Belanda.


Bakkara terkenal dengan Aek Sipangolu (air yang menghidupkan). Konon menurut cerita jika seseorang terkena jenis penyakit apapun apabila orang tersebut berendam atau meminum air dari Aek Sipangolu maka ia akan sembuh.
Aek Sipangolu adalah sumber air yang keluar dari batu dan mengalir sepanjang masa, airnya segar dan jernih dan bermuara di Danau Toba. Bakkara juga terkenal akan bawang merahnya yang menjadi komoditas utama penduduk daerah ini, di samping padi dan kacang tanah.



3. Spot foto unik di sarang burung: Puncak Sidiangkat, Sidikalang
Dengan berlatar-kan panorama keindahan alam tanah Pakpak, jauh dari polusi udara, Puncak Sidiangkat patut menjadi salah satu pilihan terbaik untuk dikunjungi saat berada di Kabupaten Dairi sekitaran Danau Toba.


Daya tarik yang ditawarkan Puncak Sidiangkat yaitu spot foto unik berupa sarang burung raksasa, sedangkan background di sekitar lokasi menyajikan keindahan alam dengan hijaunya pepohonan. Hal ini tentu menjadi magnet tersendiri bagi setiap pengunjung.


Jika ingin bermalam dalam suasana yang sejuk dan asri ini, di sini juga ada Hotel Nantampuk Mas yang berada di puncak dikelilingi bebukitan dan view hutan lindung menghijau dengan hembusan udaranya dingin, segar dan asri meyediakan fasilitas 21 kamar dengan harga mulai dari Rp100.000 – Rp300.000 per malam.



Puncak Sidiangkat, Sidikalang
Lokasi: Kabupaten Dairi, tepatnya ada di Jl. Subulussalam – Sidikalang No.171, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara
Cara ke Sana: Anda dapat naik bus Datra atau Damri tujuan Phakphak Barat dari Simpang Salak atau “Timbangan”. Jangan lupa sebelum naik, infokan terlebih ke supir bus untuk menurunkan Anda di Sidiangkat. Kordinat
Tiket Masuk: Rp. 5.000 per Orang.

4. Miniatur negeri Belanda di hotel legendaris di Danau Toba: Inna Parapat Hotel
Hotel legendaris yang terletak di kota Parapat, tepat di pinggiran Danau Toba ini berbentuk semacam bungalow dan sering digunakan sebagai penginapan kontingen Indonesia yang akan bertanding di kejuaraan nasional maupun internasional seperti PON (Pekan Olahraga Nasional), Sea Games, maupun Asian Games.


Inna Parapat memiliki 3 restoran yang menyajikan masakan lokal dan internasional. Meskipun hotel ini tidak ada fasilitas kolam renang, namun anda dapat bersantai di tepi danau yang berpasir putih serta melakukan kegiatan lainnya termasuk berenang dan berlayar menuju Pulau Samosir.

Komentar