Sejarah Pantai Bondo


Tentang Pantai Bondo



Hamparan pasir putih membentang luas dari ujung hingga ke ujung lagi. Berbicara mengenai ombak, kawasan ini memiliki ombak yang begitu tenang.

Hanya saja tenangnya ombak ini tetap harus diwaspadai oleh wisatawan yang bermain air disini. Sering kali ombak besar datang tanpa permisi.

Tempatnya yang tenang, teduh, dan sepi membuat semua orang yang memiliki tingkat kepenatan tinggi memilih kawasan ini. Mereka ingin merasakan hidup tanpa kebisingan manusia.

Menikmati angin yang mengalun dan menyentuh kulit dengan mesra. Selain itu, deburan ombak menjadi melodi yang ingin selalu di dengarkan.

Beberapa wisatawan yang berkunjung kesini adalah mereka sepasang kekasih, keluarga, dan rombongan mahasiswa.

Biasanya, pada hari sabtu dan minggu, tempat ini mulai dipadati oleh wisatawan. Uniknya, wisatawan dari luar kota Jepara yang memenuhi kawasan ini. Mereka seakan terhipnotis terlebih dahulu dengan pesonanya.

Berlari kesana kemari, dan berenang adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dengan apa pun, Apalagi, saat kondisi pantai sedang sepi bermain disini rasanya seperti berada di pantai pribadi.


Sejarah Singkat



Sebelum menjadi kawasan seperti ini gambar pantai bondo sangat mengkhawatirkan. Apalagi, pada waktu itu saat pariwisata belum terlalu diperhatikan.

Nasib pantai ini pun juga tidak diperhatikan. Mungkin, bila kawasan ini adalah seorang manusia yang bisa berbicara, dia akan menangis. Karena, kondisinya yang sangat tidak layak.

Banyak sampah rumah tangga bertebaran dimana-mana. Para nelayan yang datang dan pergi masih sering membuang sampah sembarangan.

Entah di laut, entah pula di bibir pantai. Sehingga pemandangan menjadi kotor. Tidak sedap untuk dipandang. Kumuh adalah predikat terbaik untuk tempat ini.

Selain itu, ada semak belukar yang sangat banyak berhamburan dimana-mana. Mereka seakan leluasa mengusai lahan yang dibiarkan begitu saja.

Warung-warung yang awalnya berdiri pun mulai tutup. Sehingga, tempat ini hanya digunakan sebagai kawasan singgah nelayan yang sedang melaut mencari ikan.

Setelah, Travelling menjadi sebuah gaya hidup baru dan menjadi gaya hidup primer. Maka, semua kawasan di jepara mulai berbenah.

Apalagi, beberapa kawasan mulai merasakan bagaimana manfaat pariwisata yang pada saat itu mampu meningkatkan taraf ekonomi warga. Tempat ini pun dibersihkan dan menjadi seperti saat ini.

Fasilitas


Hal ini bertujuan supaya mereka bisa datang lagi ke tempat ini. Agar persaingan kawasan ini dan pantai Bandengan atau Kartini bisa berjalan dengan baik.

Pertama kali yang terkesan adalah sebuah gazebo yang berdiri kokoh. Disini, wisatawan bisa duduk-duduk sembari melihat mereka yang sedang bermain. Menikmati suasana dengan duduk dan melihat pemandangan lepas pantai juga menarik lho.

Disini juga sudah tersedia beberapa spot foto kekinian seperti, tanda love pepohonan di sekitar yang ternyata bagus digunakan sebagai objek foto.

Nah, di sini ada sebuah café yang cukup nyaman. Konsepnya unik dan begitu mengesankan. Aneka minuman tersaji disini mulai dari yang panas hingga yang dingin. Ada teh dan kopi yang bisa dinikmati oleh wisatawan saat berada disini.

Biasanya, saat panas terik yang menyengat. Banyak yang pesan minuman seperti kelapa muda yang menyegarkan. Rasanya, haus akan hilang seketika ketika air kelapa ini masuk kedalam kerongkongan. Jadi, jangan sampai ketinggalan untuk rasakan nikmatnya.

Fasilitas terakhir adalah warung makan yang bisa dibilang sempurna. Karena, masakannya yang mempunyai cita rasa cukup tinggi. Harganya pun bisa dibilang murah.

Dengan berbagai macam menu pilihan ikan laut, membuat pengalaman wisatawan akan sangat sempurna. Apalagi, di warung makan ini sudah ada fasilitas wifi, nikmat sekali bukan?

Sunset dan Keindahan Malam


Disini, wisatawan juga bisa menikmati matahari tenggelam. Bagusnya lagi, pemandangan matahari disini lumayan kece. Tidak akan rugi, bila menanti keindahan alam di kawasan ini.

Setiap detik saat senja itu temaram adalah sebuah keindahan yang tidak bisa terhindarkan. Nah selepas sunset jangan pergi dulu, tetap diam dan nikmati pesona lain.

Dari sini, wisatawan akan disuguhkan kerlap-kerlip lampu jepara yang aduhai indahnya. Lampu ini seperti kunang-kunang yang hinggap di suatu tempat.

Komentar